Minggu, 02 Desember 2012

Belajar Jerman Part 6

AKKUSATIV


Kalau kasus yang satu ini disebut juga sebagai objek langsung dalam kalimat. Akkusativ itu bersifat menyatakan secara langsung.
AKKUSATIV memiliki kata depan ( Präposition ) : 

“bis”, “durch”, “entlang”, “für”, “gegen”, “ohne”, “um”, “um…herum”

Zum Beispiel:
Ich lerne Deutch um 4 bis 5 Uhr => Saya belajar bahasa Jerman sekitar jam 4 sampai jam 5
Ich interessiere mich für das Ferrari => Saya tertarik dengan mobil Ferrari.

Kata kerja yang selalu membutuhkan AKKUSATIV antara lain :
  1. anrufen
  2. brauchen
  3. begrüßen
  4. haben
  5. essen
  6. kennen lernen
  7. lesen
  8. sehen
  9. kochen
Dalam kasus ini juga ada beberapa bagian dan memiliki arti sendiri, yaitu :
  • Dapat digunakan dengan kata depan dan memiliki arti sebuah pergerakan / tujuan arah.
Berikut adalah kata depan yang sering dipakai dalam kasus AKKUSATIV dalam menunjukkan pergerakan atau arah ( harap dihafal )

“an”, “auf”, “hinter”, “in”, “neben”, “über”, “unter”, “vor”, “zwischen”

Zum Beispiel :
Die Landkarte hangt an die Wand => Peta itu tergantung di dinding
Ich gehe nicht in die Schule => Saya tidak pergi ke sekolah
  • Dapat diartikan untuk penunjuk waktu / jam
Zum Beispiel :
Die Party fangt um 4 Uhr an => Pesta dimulai sekitar jam 4
  • Dapat digunakan sebagai keterangan tambahan
Zum Beispiel:
Wissen Sie Marthin, den Schreiber?
  • Ditanyakan dengan menggunakan "WEN" atau "WAS"
Zum Beispiel :
Ich habe ein Buch gekauft => Saya telah membeli sebuah buku

Maka pertanyaan yang dapat dibuat dari kalimat tersebut adalah :
  1. Wen hat ein Buch gekauft? => Siapa yang telah membeli sebuah buku?
  2. Was habe ich gekauft? => Apa yang sudah saya beli?
  • Dapat digunakan dengan kata sifat yang berarti menunjukkan ukuran, sifat dan berat
Zum Beispiel :
Du kaufst einen Kilo Kartoffeln => Kamu membeli 1 Kilo kentang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar